{"id":1289,"date":"2021-02-02T08:36:18","date_gmt":"2021-02-02T01:36:18","guid":{"rendered":"http:\/\/smpn10-mlg.sch.id\/?p=1289"},"modified":"2021-03-03T13:57:33","modified_gmt":"2021-03-03T06:57:33","slug":"happy-world-wetlands-day","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/smpn10-mlg.sch.id\/?p=1289","title":{"rendered":"HAPPY WORLD WETLANDS DAY"},"content":{"rendered":"\n<p>Hari Lahan Basah Sedunia 2021<\/p>\n\n\n\n<p> Lahan Basah dan Air Tema tahun ini menyoroti lahan basah sebagai sumber air tawar dan mendorong tindakan untuk memulihkannya dan menghentikan kehilangannya. Kita menghadapi krisis air tawar yang terus meningkat yang mengancam manusia dan planet kita. Kami menggunakan lebih banyak air tawar daripada yang dapat diisi ulang oleh alam, dan kami menghancurkan ekosistem yang paling bergantung pada air dan semua kehidupan &#8211; Lahan Basah. Kampanye 2021 menyoroti kontribusi lahan basah terhadap kuantitas dan kualitas air tawar di planet kita. Air dan lahan basah terhubung dalam ko-eksistensi tak terpisahkan yang penting bagi kehidupan, kesejahteraan kita, dan kesehatan planet kita. Hari Lahan Basah Sedunia Tanggal 2 Februari setiap tahun adalah Hari Lahan Basah Dunia untuk meningkatkan kesadaran global tentang peran penting lahan basah bagi manusia dan planet kita. Hari ini juga menandai tanggal diadopsinya Konvensi Lahan Basah pada 2 Februari 1971, di kota Ramsar di Iran di tepi Laut Kaspia. Lahan Basah Lahan basah adalah wilayah daratan yang jenuh atau tergenang air baik secara permanen maupun musiman. Lahan basah pedalaman meliputi rawa-rawa, kolam, danau, rawa, sungai, dataran banjir, dan rawa. Lahan basah pesisir meliputi rawa air asin, muara, bakau, laguna, dan bahkan terumbu karang. Tambak ikan, sawah, dan wajan adalah lahan basah buatan manusia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hari Lahan Basah Sedunia 2021 Lahan Basah dan Air Tema tahun ini menyoroti lahan basah sebagai sumber air tawar dan mendorong tindakan untuk memulihkannya dan menghentikan kehilangannya. Kita menghadapi krisis air tawar yang terus meningkat yang mengancam manusia dan planet kita. Kami menggunakan lebih banyak air tawar daripada yang dapat diisi ulang oleh alam, dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1294,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1289","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/smpn10-mlg.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1289","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/smpn10-mlg.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/smpn10-mlg.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/smpn10-mlg.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/smpn10-mlg.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1289"}],"version-history":[{"count":3,"href":"http:\/\/smpn10-mlg.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1289\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1295,"href":"http:\/\/smpn10-mlg.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1289\/revisions\/1295"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/smpn10-mlg.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1294"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/smpn10-mlg.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1289"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/smpn10-mlg.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1289"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/smpn10-mlg.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1289"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}